Sabtu, 31 Desember 2011

7 Cara lagi

7 Cara Memperlakukan Laptop/Notebook yang Benar


Pada artikel kali ini kami akan mencoba memberikan beberapa tips cara memperlakukan laptop dengan benar. Hal ini kami tulis berdasarkan pengalaman serta banyaknya kesalahpahaman pengguna laptop atau notebook yang kami dapatkan sehari-hari. Tips di bawah ini akan membantu Anda merawat dan membuat notebook Anda menjadi lebih awet hingga dapat menemani Anda dalam waktu jangka lama.
Kami akan membagi artikel ini ke dalam beberapa tips. Sebagian tips sebenernay pernah kami bahas pada artikel-artikel sebelumnya. Bila Anda mempunyai tips tambahan yang terlewatkan, kami sangat senang sekali menerima masukan dari Anda. Selamat membaca dan menerapkan tips ini pada notebook Anda!

                                                                                                            Lanjutan >>>

7 Cara

7 Cara Memperlakukan Laptop/Notebook yang Benar


Pada artikel kali ini kami akan mencoba memberikan beberapa tips cara memperlakukan laptop dengan benar. Hal ini kami tulis berdasarkan pengalaman serta banyaknya kesalahpahaman pengguna laptop atau notebook yang kami dapatkan sehari-hari. Tips di bawah ini akan membantu Anda merawat dan membuat notebook Anda menjadi lebih awet hingga dapat menemani Anda dalam waktu jangka lama.
Kami akan membagi artikel ini ke dalam beberapa tips. Sebagian tips sebenernay pernah kami bahas pada artikel-artikel sebelumnya. Bila Anda mempunyai tips tambahan yang terlewatkan, kami sangat senang sekali menerima masukan dari Anda. Selamat membaca dan menerapkan tips ini pada notebook Anda!

1. Cara Membawa


Sebenarnya cara membawa notebook telah kami bahas sebelumnya, Anda dapat membacanya lebih lanjut pada artikel kami “Tips cara membawa notebook yang benar”.  Pada artikel ini, kami hanya ingin menambahkan, jangan membawa notebook dalam keadaan standby karena akan mempengaruhi hard disk Anda. Membawa notebook dalam keadaan standby akan merusak hard disk Anda. Hal ini disebabkan karena piringan hard disk Anda masih berputar, mata hard disk tidak dalam posisi aman dan masih berada di atas piringan. Posisi ini akan membuat piringan hard disk Anda baret dan dapat mengakibatkan kerusakan dan kehilangan data. Walaupun begitu, hal ini tidak berlaku untuk noteboook yang menggunakan storage SSD.

2. Cara Menyimpan


Cara menyimpan notebook mungkin merupakan hal yang sepele dan suka terabaikan oleh beberapa orang. Simpan notebook Anda pada tempat yang tidak lembab dan usahakan simpan dalam kantong untuk menghindari casing notebook Anda baret. Jangan lupa, letakkan notebook pada tempat yang datar. Jangan pernah menumpuk barang di atas notebook Anda ketika sedang tidak digunakan. Tumpukan benda tersebut akan menekan layar LCD notebook dan mengakibatkan kerusakan pada layarnya dan yang terparah LCD retak. Selain itu, hindari notebook dari pancaran sinar matahari langsung. Hal ini akan membuat notebook Anda panas dan akan mengakibatkan beberapa komponen luar yang terbuat dari karet akan mengeras dan membuat casing Anda memudar warnanya.

3. Cara Menggunakan


Hal ini tergantung kepada jenis notebook. Untuk netbook, usahakan penggunaannya tidak menyimpang. Netbook diciptakan untuk menjalankan aplikasi bawah seperti aplikasi office, aktivitas browsing, multimedia (musik, film non HD, editing foto ringan dan lain sebagainya), serta beberapa aplikasi lain yang tidak menuntut kinerja tinggi. Sesuaikan aplikasi Anda dengan kinerja yang dapat diberikan oleh notebook. Jangan terlalu banyak meng-install aplikasi yang tidak penting. Semakin banyak aplikasi yang ter-install, semakin lambat pula kinerja dari notebook Anda. Hal ini disebabkan karena kapasitas yang digunakan oleh hard disk semakin besar sehingga sistem operasi semakin sulit untuk membacanya.

4. Cara Upgrade


Tidak banyak yang bisa di upgrade pada notebook. Elemen yang Paling mudah di-upgrade hanya hard disk dan memory. Sebenarnya, Anda bisa meng-upgrade optical drive dan prosesor tetapi hal ini hanya berlaku pada beberapa notebook.
Upgrade memori sendiri akan membuat kinerja notebook menjadi lebih baertenaga dan aplikasi akan menjadi lebih cepat terbuka. Satu hal yang perlu diingat adalah ketika melakukan upgrade memori, Anda juga harus sesuaikan dengan sistem operasi yang Anda gunakan. Sistem operasi 32bit hanya akan dapat membaca memori hingga 3GB. Sistem operasi 64bit dapat membaca memori lebih dari 3GB.
Hard disk. Biasanya pengguna akan meng-upgrade komponen ini karena kebutuhan akan kapasitas yang besar. Saat ino, kecepatan putar hard disk dibagi ke dalam dua jenis putaran, 5400RPM (Rotation Per Minute) dan 7200RPM. Namun, hard disk dengan kecepatan putar 7200RPM sukar sekali ditemukan di Indonesia. Keuntungan menggunakan hard disk dengan putaran tinggi adalah sistem operasi dan aplikasi Anda akan lebih responsif ketika Anda panggil. Anda sebenarnya dapat saja melirik SSD yang semakin lama semakin murah. Namun, kelemahan SSD adalah kapasitas yang tersedia masih kecil sehingga lebih cocok untuk Anda yang sangat mobile. Dengan SSD, kemungkinan kerusakan penyimpanan data dan kehilangan data sangat kecil.

5. Cara Membersihkan


Kebersihan layar LCD notebook sangat penting. Layar LCD yang kotor dengan berbagai noda dan cap tangan tidak nyaman dilihat. Untuk tips membersihkan layar notebook dengan benar, Anda dapat membacanya pada artikel “Mari membersihkan layar notebook” . Layar notebook yang bersih akan membuat Anda semakin nyaman beraktivitas dengan menggunakan notebook tersebut.
Untuk membersihkan casing Anda hanya memerlukan selembar kain lembut. Untuk noda yang sulit dibersihkan dapat diakali dengan menggunakan kain lembut. Kain tersebut dibuat dalam keadaan lembab lalu diusap. Setelah itu, bersihkan permukaan casing dengan kain yang kering. Pada bagian keyboard biasanya sering ditemukan debu. Untuk bagian ini, cukup gunakan blower dan kuas. Jangan menggunakan vacum cleaner bertekanan tinggi karena bisa membuat tuts keyboard Anda tercabut.

6. Cara Memperpanjang Masa Hidup


Merasa kurang puas dengan daya baterai yang sekarang? Satu hal yang paling mudah dilakukan adalah meng-upgrade baterai dengan kapasitas yang lebih besar. Tentu hal ini dapat menguras dana Anda. Sebelum Anda melakukan upgrade kapasitas daya, coba Anda melakukan tips yang ditulis pada artikel  ” Tips Memperpanjang Masa hidup Notebook”. Bila berhasil,  Anda tidak memerlukan upgrade baterai lagi.

7. Cara Merawat Baterai


Sering sekali kami temukan kesalah pahaman untuk masalah seputar baterai. Untuk itu ,kami telah menyediakan artikel yang akan meluruskan permasalahan tersebut. Anda dapat membacanya lebih lanjut pada artikel “Baterai notebook dipasang atau dilepas?”. Selain itu kami sarankan Anda selalu membersihkan kontak yang terbuat dari kuningan yang terdapat pada baterai dan notebook dengan menggunakan cotton bud dan contact cleaner.

                                                                                                          

fakta intel dll

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Sandy Bridge

Prosesor Intel Core generasi ke-2, yang banyak dikenal dengan codename ‘Sandy Bridge’, memiliki arsitektur yang baru, performa yang sangat fenomenal, dan overclockability yang luar biasa (mencapai 5.4Ghz dengan pendingin HSF). Maka dari itu, ada beberapa orang yang merasa bahwa mengupgrade sistem lama ke Sandy Bridge akan menghadirkan peningkatan performa yang signifikan. Apakah Anda salah satu diantaranya? Nah, sebelum anda pergi ke Mangga Dua dan mengganti sistem lama Anda, ada baiknya Anda membaca artikel ini terlebih dahulu!
Seperti halnya setiap hardware baru yang dirilis, Sandy Bridge memiliki sedikit karakteristik ‘unik’ yang membuatnya berbeda dengan hardware lain, berikut ini diantaranya :

                                                                                                                  Lanjutan >>>

fakta intel

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Sandy Bridge

Prosesor Intel Core generasi ke-2, yang banyak dikenal dengan codename ‘Sandy Bridge’, memiliki arsitektur yang baru, performa yang sangat fenomenal, dan overclockability yang luar biasa (mencapai 5.4Ghz dengan pendingin HSF). Maka dari itu, ada beberapa orang yang merasa bahwa mengupgrade sistem lama ke Sandy Bridge akan menghadirkan peningkatan performa yang signifikan. Apakah Anda salah satu diantaranya? Nah, sebelum anda pergi ke Mangga Dua dan mengganti sistem lama Anda, ada baiknya Anda membaca artikel ini terlebih dahulu!
Seperti halnya setiap hardware baru yang dirilis, Sandy Bridge memiliki sedikit karakteristik ‘unik’ yang membuatnya berbeda dengan hardware lain, berikut ini diantaranya :

1. CPU LGA1155 TIDAK kompatibel dengan LGA1156


Hal ini terdengar cukup simple, namun begitulah adanya. Jika saat ini Anda ingin menggunakan prosesor Sandy Bridge yang menggunakan soket LGA1155, mau tidak mau Anda harus membeli motherboard yang menggunakan soket LGA1155. Tidak ada backward-compatibility antara CPU LGA1156 dan LGA1155.  Satu-satunya hal yang sama dari LGA1155 dan 1156 adalah lubang untuk mounting HSFnya, sehingga Anda masih dapat menggunakan HSF LGA1156 pada prosesor Sandy Bridge LGA1155 Anda.

2.Prosesor K-Series vs Non-K-Series, apa bedanya?

Jika Anda menyimak berbagai model prosesor Sandy Bridge yang akan dirilis pada artikel kami yang sebelumnya, Anda akan menyadari bahwa ada beberapa prosesor yang memiliki model number yang sama, namun mempunyai akhiran ‘K’. Prosesor yang memiliki akhiran ‘K’ seperti i5-2500K dan i7-2600K adalah prosesor yang disebut sebagai prosesor K-Series, sedangkan prosesor tanpa akhiran ‘K’ seperti i5-2300 dan i5-2500 disebut prosesor non-K-Series.
Yang perlu Anda ketahui adalah tidak ada perbedaan clockspeed antara varian K-series dan Non-K series. Satu-satunya perbedaan antara K-series dengan Non-K adalah semua prosesor K-series memiliki multiplier yang tidak dikunci yang memungkinkan overclocking CPU via multiplier.
Gambar berikut ini akan menjelaskan perbedaan antara prosesor i5 2500K dan i5-2500 :
i5-2500K vs i5-2500
Seperti tertera pada gambar, i5-2500K dan i5-2500 memiliki clockspeed yang sama, bahkan frekuensi turbonya sama. Yang berbeda adalah i5-2500K memiliki ratio (multiplier) sampai dengan 57x atau lebih, sedangkan i5-2500 ‘hanya’ memiliki ekstra multiplier sampai dengan 41x.
Mengapa nilai multiplier ini menjadi penting? Simak poin berikutnya!

3. Bus speed overclocking SANGAT terbatas pada Sandy Bridge


Bagi Anda para overclocker, ataupun power-user yang biasa meng-overclock prosesor Anda, pasti Anda mengetahui bahwa bus speed memegang peranan penting dalam melakukan overclocking. Hal tersebut tentunya sesuai dengan panduan rumus overclocking yang mendasar, CPU Clock = Bus Speed x CPU Multiplier. Pada prosesor Intel generasi sebelumnya (Lynnfield, Bloomfield, Gulftown, dan juga Clarkdale) nilai bus speed, atau biasa disebut BCLK (base clock) ini mempunyai range dari default 133Mhz, sampai dengan 220Mhz atau bahkan 250Mhz dengan bantuan extreme cooling. Dengan adanya range pengubahan BCLK sebesar lebih dari 50% ini, prosesor yang multipliernya dikunci sekalipun dapat dioverclock cukup tinggi. Pada prosesor Sandy Bridge yang beredar saat ini, ucapkan selamat tinggal pada metode overclocking BCLK, karena range pengubahan BCLK pada Sandy Bridge SANGAT (amat) terbatas.
BCLK pada Sandy Bridge berada pada nilai 100Mhz, tapi nilai ini hanya bisa dinaikkan sekitar 4-5%. Rata-rata prosesor Sandy Bridge yang kami uji mengalami limitasi BCLK pada 104-105Mhz, dan dengan extreme cooling, kami hanya bisa mendapat nilai 110Mhz. Ini berarti overclocking Sandy Bridge akan SANGAT bergantung kepada variabel selain BCLK, yakni multiplier. Dan mengingat prosesor Sandy Bridge yang memiliki multiplier tidak dikunci hanya Sandy Bridge ‘K’ Series, Anda yang ingin mendapat margin overclocking cukup besar mau tidak mau harus membeli prosesor ‘K’ Series. Non-K Series memang masih memungkinkan overclocking, namun hanya sekitar 400Mhz dari frekuensi turbo tertingginya.
Hal tersebut akan berpengaruh kepada user yang biasa membeli prosesor murah lalu melakukan overclock setinggi-tingginya. Sandy Bridge tidak lagi mengenal istilah “Beli prosesor termurah, Overclock setinggi-tingginya”, seperti yang terjadi pada saat mengoverclock Core i7 920 ke level diatas Core i7 975 Extreme. Ini berarti Intel sukses untuk membatasi hasil overclock dari CPU kelas valuenya supaya tidak ‘mengganggu’ pasar prosesor kelas atas mereka. Sampai saat artikel ini ditulis, Intel tidak memberi pernyataan apakah limitasi BLCK ini terjadi karena arsitektur baru atau memang ‘sengaja’ dilakukan. Menyakitkan memang, tapi itulah salah satu kenyataan pahit yang harus kita terima di Sandy Bridge.

4.Terdapat perbedaan signifikan antara motherboard H67 dan P67

Pada generasi sebelumnya, motherboard dengan chipset H55 tidak memiliki banyak perbedaan dengan P55. Perbedaan keduanya hanya ada pada kemampuan motherboard dengan chipset H55 yang bisa memanfaatkan onboard GPU yang terdapat pada prosesor Clarkdale (contoh: Core i3 5xx/Core i5 6xx).  Namun pada era Sandy Bridge, chipset H67 memiliki beda yang signifikan dibanding P67, lihat tabel dibawah ini :

Terlihat dari tabel di atas, motherboard dengan chipset H67 memiliki banyak limitasi. Nampaknya Intel tidak mengijinkan para pengguna chipset H67 untuk mengoverclock CPUnya (baik lewat multiplier maupun lewat bus speed-BCLK), dan juga membatasi DRAM Speed di batas 1333Mhz. Satu-satunya yang bisa dioverclock pada sistem H67 adalah IGP(Integrated Graphics Processor) yang tertanam pada prosesor Sandy Bridge.
Jadi bagi Anda yang ingin membeli prosesor Sandy Bridge K-Series dan memiliki DDR3 yang bisa berjalan pada frekuensi 1866Mhz keatas, sebaiknya Anda memilih chipset P67, karena sekalipun anda membeli CPU K-series, Anda tidak bisa mengubah multipliernya di motherboard H67 (setidaknya untuk saat ini). Tapi perlu diingat, Intel tidak merencanakan chipset P67 untuk memiliki video output, sehingga untuk dapat memanfaatkan IGP Sandy Bridge, Anda harus menggunakan chipset H67. Benar-benar pilihan yang cukup membingungkan, bukan?

5. Pengaturan DRAM Speed yang terbatas

Sudah bosan mendengar kata ‘terbatas’? Kami harap tidak. Seperti yang Anda tebak, dengan limitasi BCLK yang ada, sudah tentu kecepatan RAM sistem Anda juga akan dibatasi. Seperti yang Anda baca pada poin sebelumnya, pengguna chipset H67 hanya bisa memilih frekuensi RAM sampai dengan 1333Mhz. Untungnya pada chipset P67, Intel berbaik hati untuk memberikan pilihan speed : 1333Mhz, 1600Mhz, 1866Mhz, dan 2133Mhz. Ini berarti, pengguna chipset P67 bisa menjalankan RAM DDR3-nya sampai dengan 2133Mhz walapun menggunakan BCLK default di 100Mhz. Yang nantinya akan mengalami masalah adalah pengguna DDR3 dengan clock selain yang diutarakan diatas, misalnya pengguna DDR3-1800, DDR3-2200, DDR3-2400, dan lain sebagainya. Penggunaan RAM Speed selain 1333Mhz, 1600Mhz, 1866Mhz, dan 2133Mhz tentunya membutuhkan pengubahan BCLK. Nah, mengingat frekuensi RAM pada sistem Sandy Bridge bergantung kepada BCLK dengan rumus berikut :
DRAM Speed = BCLK * DRAM Multiplier, otomatis range setting DRAM Speed pada Sandy Bridge juga menjadi terbatas sesuai dengan BCLK-nya (dimana range pengubahan BCLK pada Saydy Bridge sangatlah terbatas).
Contoh :
Untuk menggunakan DDR3-2400, seorang user harus menggunakan setting DRAM pada 2133Mhz, dan menggunakan BCLK sebesar 112.5 Mhz. Mengingat rata-rata limitasi BCLK pada Sandy Bridge adalah 104-105Mhz, kecepatan DDR3-2400 menjadi hampir mustahil dicapai.
Hal ini juga menyebabkan setting XMP (Xtreme Memory Profile) pada Sandy Bridge menjadi berubah total. Sekarang semua RAM yang memiliki XMP akan berjalan pada clock yang terdekat (atau dibulatkan ke bawah) ke value RAM Speed yang dispesifikasikan Intel (1333,1600,1866, dan 2133Mhz). Jadi misalnya Anda mempunyai RAM yang memiliki profile XMP DDR3-2200Mhz, pada platform Sandy Bridge, RAM Anda akan berjalan pada speed DDR3-2133Mhz. Contoh lain, jika ada RAM dengan XMP DDR3-1800Mhz, maka RAM tersebut akan berjalan pada DDR3-1600, dan lain sebagainya.
Catatan : Saat artikel ini dirilis, ada rumor yang beredar bahwa ada beberapa motherboard yang mengijinkan pengaturan DDR3-2400Mhz tanpa menaikkan BCLK. Kami akan terus selidiki hal ini saat me-review berbagai motherboard P67.

u gaming menyedihkan jepang

Inilah 20 Game Paling Menyedihkan bagi Gamer Jepang!

By
December 30, 2011   ·   4 Comments

Sebagian besar orang awam mungkin melihat video game sebagai sebuah media hiburan yang hanya bisa menghasilkan sensasi yang menyenangkan saja. Namun bagi seorang gamer, video game mampu menawarkan pengalaman yang jauh lebih luas dan kompleks. Tidak sedikit developer yang mampu membangun plot dengan begitu sempurna hingga mampu membuat gamer seolah terserap ke dalam jalinan cerita yang disediakan. Darinya, gamer akan merasakan emosi yang lebih banyak, dari sekedar marah, shock, tertawa, hingga menangis sedih. Apakah Anda termasuk salah satu gamer yang pernah merasakannya? Bagi gamer Jepang, hanya beberapa game yang mampu melakukan hal ini.

                                                                                                                   Lanjutan >>>

gaming menyedihkan jepang

Inilah 20 Game Paling Menyedihkan bagi Gamer Jepang!

By
December 30, 2011   ·   4 Comments

Sebagian besar orang awam mungkin melihat video game sebagai sebuah media hiburan yang hanya bisa menghasilkan sensasi yang menyenangkan saja. Namun bagi seorang gamer, video game mampu menawarkan pengalaman yang jauh lebih luas dan kompleks. Tidak sedikit developer yang mampu membangun plot dengan begitu sempurna hingga mampu membuat gamer seolah terserap ke dalam jalinan cerita yang disediakan. Darinya, gamer akan merasakan emosi yang lebih banyak, dari sekedar marah, shock, tertawa, hingga menangis sedih. Apakah Anda termasuk salah satu gamer yang pernah merasakannya? Bagi gamer Jepang, hanya beberapa game yang mampu melakukan hal ini.
Famitsu, salah satu media game terbesar di Jepang melakukan survei terhadap pembaca setia mereka. Pertanyaannya sangat sederhana, “Game apa yang pernah membuat Anda menangis?”. Beragam respon pun masuk. Dari semua voting yang masuk, dipilihlah 20 game yang mampu dianggap paling efektif untuk membuat mata para gamer basah. Apa sajakah mereka? Konsep RPG sebagai sebuah game Role-playing (bermain peran) tentu menjadi genre yang paling efektif untuk membuat gamer merasakan keterlibatan tersebut. Berikut adalah list lengkapnya:

  • 20. Shadow of the Colossus (Playstation 2)
  • 19. ICO (Playstation 2)
  • 18. Tales of Legendia (Playstation 2)
  • 17. Final Fantasy XIII (Playstation 3)
  • 16. Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots (Playstation 3)
  • 15. Tales of Abyss (Playstation 2)
  • 14. 428 (Nintendo Wii)
  • 13. NieR Replicant (Playstation 3)
  • 12. Final Fantasy IX (Playstation)
  • 11. Little Busters! Converted Edition (Playstation 2)
  • 10. Final Fantasy Type-o (PSP)
  • 9. Mother 3 (GBA)
  • 8. Final Fantasy VII (Playstation)
  • 7. AIR (Dreamcast)
  • 6. Steins Gate (XBOX 360)
  • 5. Metal Gear Solid 3 Snake Eater (Playstation 2)
  • 4. Clannad (Playstation 2)
  • 3. Okami (Playstation 2)
  • 2. Crisis Core Final Fantasy VII (PSP)
  • 1. Final Fantasy X (Playstation 2)
Sayangnya, tidak dijelaskan adegan spesifik seperti apa yang membuat para responden ini menangis di setiap game yang disebutkan di atas. Namun, bagi mereka yang sudah pernah memainkan game-game di atas, Anda sudah pasti punya sedikit gambaran soal cut-scene yang mungkin juga pernah memicu keluarnya air mata di wajah Anda. Bagi saya pribadi, keputusan untuk menjadikan Final Fantasy X sebagai urutan pertama adalah pilihan yang terbaik. Adegan kematian Tidus di akhir permainan dan kesedihan yang ditampilkan Yuna memang merupakan salah satu cerita cinta terbaik yang ada di industri game. Apalagi ketika alunan pelan Suteki Da Ne melambai pelan membangun mood. Bagaimana dengan Anda sendiri? Game apa yang pernah membuat Anda meneteskan air mata?

intel dan nvidia

Intel Beli Teknologi NVIDIA

Intel memutuskan untuk menggunakan teknologi NVIDIA. Untuk mendapatkan teknologi yang telah dikembangkan oleh NVIDIA selama ini, Intel harus merogoh kocek cukup dalam. Setidaknya mereka harus mengeluarkan uang sebanyak USD1.5 miliar! Kerjasama di antara dua perusahaan raksasa ini akan berjalan selama 6 tahun. Uang yang dikeluarkan oleh Intel akan diangsur selama lima tahun.
Beberapa bulan yang lalu, sering kita dengar adanya perselisihan di antara kedua perusahaan ini. Perselisihan ini sudah sampai ke meja hijau di Amerika Serikat. Dengan adanya kerjasama ini, kedua perusahaan besar ini akhirnya memutuskan untuk mencabut semua tuntutan yang ada. The war is over – at least for next six years.
Di bawah kerjasama ini, Intel akan dapat mengakses seluruh teknologi NVIDIA. Sebagai balasannya, NVIDIA akan memperoleh USD1.5 miliar sebagai biaya lisensi. NVIDIA juga bisa mengakses teknologi Intel, kecuali teknologi prosesor, flash memory, dan beberapa chipset tertentu untuk platform Intel.
Apakah NVIDIA akhirnya akan membuat prosesor berdasarkan teknologi Intel? Seperti penjelasan di atas, NVIDIA tidak bisa menggunakan teknologi prosesor dari Intel. NVIDIA sendiri menjelaskan kalau mereka memang tidak bermaksud untuk membuat prosesor. Intel sendiri berencana untuk memasukkan teknologi NVIDIA ke prosesor generasi terbaru mereka, Sandy Bridge, dan kemungkinan prosesor generasi berikutnya.
Klik link ini untuk melihat press release dari NVIDIA mengenai kerjasama ini.